• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Pj. Walikota Semarang Imbau SKPD Penerima DPA Mulai Jalankan Program

 11-01-2016 07:51 WIB    by Tanya Jawab    Dilihat: 1751 kali Berita Kota
Selangkah lebih cepat dari kota-kota lainnya yang ada di Jawa Tengah, Pemerintah Kota Semarang lakukan penyerahan DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) tahun 2016 kepada seluruh SKPD. Penyerahan tersebut di lakukan langsung oleh Pj. Walikota Semarang Tavip Supriyanto, Jumat (9/1) di Ruang Lokakrida. Turut hadir pula Wakil Ketua DPRD Agung Budi Margono.
Tavip dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas semua pihak terutama kawan-kawan Dewan dan SKPD yang memiliki komitmen untuk lebih cepat dalam pembahasan RKA hingga menjadi DPA seperti sekarang ini, sehingga kawan-kawan SKPD dapat lebih awal dalam merealisasikan program-program kegiatan yang telah direncanakan.
Lanjut Tavip, agar setelah penyerahan DPA ini SKPD segera menjalankan program-program yang telah disusun di dalam DPA tersebut. “Tidak usah menunggu lama kita langsung bergerak untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang Bapak Ibu sudah susun, sehingga program-program pembangunan dapat selesai tepat waktu”
Termasuk juga dalam hal kegiatan yang membutuhkan pelelangan juga bisa dikerjakan sekarang. “Dalam bulan ini SKPD yang kegiatannya membutuhkan pelelangan, harus sudah diumumkan di SIRUP Pemkot Semarang (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan), sehingga bulan depan sudah dapat dilelangkan” harapnya.
Di tahun ini Pemkot Semarang menerima bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan jumlah sebesar 43 milyar yang dialokasikan ke beberapa SKPD khususnya yang menangani infrastruktur.
Beberapa SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Semarang yang menerima DPA antara lain, Sekretaris Daerah Kota Semarang jumlah pendapatan Rp 22,88 miliar dan belanja Rp 99,67 miliar. Dinas Pendidikan jumlah belanja Rp 305,82 milyar.
Kemudian RSUD Ketileng dengan alokasi DPA dan jumlah pendapatan Rp 125,21 miliar serta belanja Rp 213.75 miliar. Dinas Bina Marga dengan jumlah pendapatan Rp 43 jutar dan belanja Rp 43 miliar, Dinas Tata Kota dan Perumahan dengan jumlah pendapatan Rp 37,86 milyar dan belanja Rp 219,61 milyar. Terakhir Dinas Kebersihan dan Pertamanan dengan pendapatan Rp 12,59 miliar dan belanja Rp 13,21 miliar.
Kecamatan juga menerima DPA, diantaranya Gunungpati dengan belanja Rp 18,71 milyar, Semarang Barat dengan belanja Rp 18,38 milyar, Tembalang 18,38 milyar, Pedurungan dengan belanja 17,86 milyar, dan Mijen 17,13 milyar.
Pihaknya juga menghimbau agar agar tidak mengulagi kesalahan ditahun kemarin, yaitu SILPA dalam jumlah besar yang menandakan anggaran tidak dapat terserap 100% dikarenakan banyak hal. Untuk itu lakukan mapping/ pemetaan terhadap kendala apa yang selama ini menjadi permasalahan di lapangan. Kemudian cari langkah solusinya bersama-sama agar yang di alami di tahun 2015 kemarin, tidak terulang kembali di tahun 2016 ini.
“Laksanakan kegiatan sesuai perencanaan supaya tepat sasaran, tepat waktu dan tepat mutu. Jangan sampai ada lagi proyek yang molor/ bahkan gagal lelang. Jangan ada lagi, proyek sudah selesai dikerjakan, tetapi belum bisa dibayarkan. Dengan tetap memperhatikan rambu-rambu berupa regulasi/ peraturan yang ada” tutup Tavip.