• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Kota Semarang Menuju Universal Health Coverage

 25-10-2017 14:33 WIB    by Admin    Dilihat: 255 kali Berita Kota
SemarangBPJS Kesehatan Cabang Semarang bersama dengan Pemerintah Kota Semarang  mengadakan acara Launching Universal Health Coverage (UHC)dan Gerakan bersama IVA Kota Semarang. Acara  ini di laksanakan di RSUD K.M.R.T Wongsonegoro Semarang, Rabu, (25/10). Hadir pada acara ini Direktur Pelayanan dan Perluasan Peserta BPJS Kesehatan Wali Kota Semarang, Deputi Direksi Wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cabang Semarang , Bimantoro, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Direktur RSUD KMRT Wongsonegoro.
 
Ini merupakan salah satu bentuk peran Pemerintah Daerah dalam mewujudkan UHC atau cakupan semesta yang ditunjukkan dengan di tandatanganinya peraturan Wali Kota nomor 43 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan, ujar Hendar Prihadi
 
Dukungan dan peran serta Pemerintah daerah sangatlah menentukan dalam memaksimalkan program JKN KIS. Berdasarkan data yang dihimpun oleh BPJS Kesehatan kantor Cabang Semarang sampai 30 September 2017 jumlah penduduk semarang yang telah terdaftar sebagai Peserta JKN – KIS sebanyak 1.472.500 Peserta dari jumlah total penduduk Kota Semarang sebanyak 1.648.279 jiwa sehingga apabila di persentasikan sebanyak 89,34% penduduk semarang terdaftar sebagai Peserta JKN-KIS ujar Bimantoro. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang
 
Cakupan Semesta program JKN KIS di Kota Semarang ini meliputi bagi Penduduk yang memiliki dokumen kependudukan Kota Semarang, Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah Kelas I, Kelas II dan Kelas III di Daerah yang menunggak iuran Jaminan Kesehatan, Bayi Baru lahir dari peserta Penerima Bantuan Iuran Daerah dan Bayi Baru lahir dari peserta Pekerja Bukan Penerima Upah kelas I dan kelas II yang belum di daftarkan.Bagi pengalihan Peserta Pekerja bukan penerima upah yang memiliki KTP Kota Semarang dapat langsung menjadi peserta progam jaminan kesehatan yang didaftarkan oleh Pemerintah Kota Semarang  bagi peserta yang terdaftar di kelas III yang menunggak 1 bulan iuran dan Peserta yang terdaftar di kelas I dan KelasII yang menunggak iuran selama 3 bulan lanjut Bimantara.
 
Selanjutnya dalam rangka arahan  Ibu Negara Hj. Iriana Joko Widodo, pada bulan Oktober 2017 diperingati sebagai bulan “Deteksi Dini” Wujudkan Wanita Indonesia “Bebas Kanker” melalui Test IVA dan SADANIS. Sebagai bentuk dukungan terhadap Surat Edaran tersebut, maka partisipasi BPJS Kesehatan salah satunya adalah kegiatan Pemeriksaan IVA Tes dan SADANIS, dengan cara berkoordinasi dengan Kementerian/Lembaga/Instansi di masing-masing wilayah Kantor Cabang Kedeputian Wilayah Jawa Tengah.
 
Pelaksanaan kegiatan deteksi dini melalui IVA/Papsmear ini adalah merupakan salah satu upaya unggulan  untuk menekan prevalensi kanker serviks pada peserta JKN-KIS. Kanker serviks tidak menimbulkan gejala dan sulit terdeteksi pada stadium awal, oleh karena itu sebaiknya lakukan skrining dan pemberian vaksinasi.