• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Pesan Wali Kota : PNS Harus Lebih Punya Tanggung Jawab Moril

 12-02-2018 15:49 WIB    by Admin    Dilihat: 288 kali Berita Kota
Semarang – Bersamaan dengan digelar kegiatan apel terpusat di halaman Balaikota Semarang pada Senin (12/2) pagi, sekaligus  dilaksanakan penyerahan Surat Keputusan Kenaikan Pangkat PNS di lingkungan Pemkot Tahap 1 periode 1 April 2018. Apel pagi kali ini dipimpin Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, dihadiri seluruh jajaran keluarga besar Pemerintah Kota Semarang.  Hadir juga anggota Komisi A DPRD Kota Semarang, OPD, Camat dam Lurah se Kota Semarang.

Pada kesempatan ini Hevearita atau akrab disapa mbak Ita membacakan sambutan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi kepada seluruh peserta apel. Dalam pesan yang dibacakan mbak Ita, Wali Kota berpesan jika selama dua tahun kepemimpinannya masih terlalu sedikit karya, inovasi dan prestasi yang dicapai dalam kurun waktu dua tahun ini.  Banyak OPD yang belum memimiliki prestasi yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Sesuai dengan pidato Bung Karno tahun 1964 pada Ulang Tahun Proklamasi, “Aku lebih suka lukisan samudra yang gelombangnya menggebu-gebu memukul daripada lukisan sawah yang adem ayem tentrem”. Menurut Wali Kota Hendrar Prihadi, ada dua jenis PNS yaitu PNS yang bertanggung jawab secara prinspil dan PNS yang bertanggung jawab secara moril, PNS yang bertanggung jawab secara prinsipil belum tentu bertanggung jawab secara moril, sementara PNS yang bertanggung jawab secara moril pasti juga bertanggung jawab secara prinsipil. “Hari ini saya memberikan SK kenaikan pangkat kepada 776 PNS terdiri dari golongan 3A sampai 3D sebanyak 475 PNS. Golongan 2A sampai 2D sebanyak  274 PNS dan golongan 1C  sampai 1D sebanyak 27 PNS,” demikian keterangan Walikota yang dibacakan Mbak Ita.

Selain hal tersebut Wali Kota menekankan pada poin penting agar seluruh PNS berlomba-lomba menjalankan tanggung jawab moril tersebut dengan sebaik-baiknya. “Mencari gagasan serta inovasi  bukan hal yang sulit karena di masyarakat ada ribuan permasalahan yang menuntut pemerintah untuk hadir memberikan solusi,” pesan Wali Kota yang dibacakan mbak Ita.
Selain membacakan sambutan Wali Kota, mbak Ita secara pribadi juga memberikan himbauan kepada lurah dan camat selalu monitoring kondisi di saat curah hujan sangat tinggi. “Sampai saat ini saya belum melihat gotong royongnya semua,” imbuh mbak Ita agar para kepala OPD juga hadir memberikan dukungan moril.

Mbak Ita mengajak seluruh PNS bisa terketuk untuk membantu dan memberikan support untuk warga yang sedang terkena musibah banjir. Akan ada Pasar murah pada tanggal 17 Februari 2018 di seluruh kecamatan serentak, agar semua pihak juga mendukung acara ini. Mbak Ita juga memperingatkan jangan lagi ada pungli, karena saberpungli sudah bergerak ke lapangan.