• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

PEMKOT SEMARANG AKAN LUNCURKAN PELAPORAN SATU NOMOR TELEPON DI 112

 08-03-2018 11:21 WIB    by Admin    Dilihat: 383 kali Berita Kota
Semarang-Rabu (7/3), Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi  Nana  Storada di dampingi Ketua Komisi  E DPRD Kota Semarang  AH. Meidiana Kuswara  melalui program pelayanan yang mudah dan cepat Lapor Hendi versi 3, dalam sambutannya di  Ruang Lokakrida  lantai 8 Balaikota  Semarang.

 Terobosan pelayanan yang mudah dan cepat kembali dibuat oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang,  dengan cara  mengadopsi sistem pelayanan pengaduan yang cepat dan terintegrasi, Pemerintah Kota  Semarang melalui Dinas Komunikasi Informatika  Statistik  dan Persandian  akan meluncurkan program pelaporan satu nomor telepon yang gratis.

Disinggung dari sisi lain Kepala Dinas Komunikasi  Informatika Statistik dan Persandian Kota Semarang (Diskominfo) dalam sambutannya mengatakan  : “Pemerintah Kota Semarang telah berencana meluncurkan layanan pengaduan satu nomor telepon yakni 112 yang terintegrasi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sehingga memudahkan masyarakat untuk mengaksesnya. Hal itu karena saat ini, masing-masing kantor pelayanan di pemerintah kota memiliki no telepon yang berbeda, jadi ada banyak no,” ujar  Nana Storada di  lantai 8 Balaikota Semarang.

Dalam penyampaian, dikatakan bahwa   saat ini untuk semua infrastruktur yang menunjang sistem tersebut serta Sumber Daya Manusia yang ada sudah dipersiapkan dengan baik. Hanya saja, pemkot masih menunggu perizinan dari Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) RI, terkait penggunaan no 112.

“Jadi pengaduan satu no telepon ini merupakan program nasional yang rencananya di terapkan ke berbagai daerah, namun demikian Kota Semarang tidak dijadikan salah satu kota percontohan. Kita sudah minta tahun kemarin, tapi tidak di acc, makanya kami berupaya sendiri, semuanya sudah siap,” imbuhnya.

Lebih lanjut Nana Storada menjelaskan saat ini kecenderungan masyarakat menggunakan fasilitas sistem pelaporan online di lapor hendi mulai meningkat seiring dengan gencarnya sosialisasi yang dilakukan.

“Setiap harinya rata-rata ada 30 an pengaduan dari warga yang masuk ke sistem ini, dari pengaduan tersebut ada lima OPD yang berada di peringkat 5 terbanyak yang mendapat keluhan dari warga, yakni Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perdagangan, Satpol PP dan Dispendukcapil. Tapi ukuran paling banyak dikeluhkan bukan berarti buruk,” tambah Nana.

Terkait hal itu untuk membangun masyrakat luas untuk mereliasisasikan Lapor Hendi dengan cara melalui Commend Center. Commend Center  adalah aplikasi berbasis online yang dapat menghubungkan P3M dengan 12 medsos call center yang ada khususnya ada  di Kota Semarang dengan tujuan  untuk mempermudah cara Lapor Hendi berbasis aplikasi Pemerintah Kota Semarang.