• SELAMAT DATANG DI PORTAL PEMERINTAH KOTA SEMARANG
  • BE SMART CITY : Based on E-gov, Semarang More Accountable, Realistic and the Transparent City.
  • CyGoS (Cyber Government : Semarang) - Cyber Administration, Cyber Information, Cyber Public Service, Cyber Licensing, Cyber Marketing City, Cyber Planning, etc 

Hendi Turun Tangani Banjir Kaligawe, Rumah Pompa Sringin Mulai Aktifkan 1 Pompa

 07-12-2018 08:54 WIB    by Admin    Dilihat: 156 kali Berita Kota
SEMARANG - Kamis (6/12) setelah memimpin apel pagi siaga bencana di halaman kantor BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Semarang di kompleks Terminal Penggaron, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi bergerak bersama jajarannya menuju Kaligawe, Kota Semarang. Wilayah tersebut sendiri merupakan titik yang masih tergenang air di Kota Semarang, pasca hujan lebat dengan curah tinggi yang terjadi pada Senin, 3 Desember 2018.
 
Salah satu lokasi yang menjadi fokus peninjauan adalah rumah pompa di Kali Sringin. Saat ditinjau Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu sendiri, rumah pompa Kali Sringin telah mengaktifkan 1 pompa penyedot air dengan kapasitas 2.000 liter / detik. Rencananya di Rumah Pompa Kali Sringin akan beroperasi 5 pompa penyedot air dengan kapasitas total 10.000 liter/detik.
 
Saat berada di Rumah Pompa Kali Sringin juga, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut menegaskan jika semua pihak sedang bekerja untuk melakukan penanganan wilayah Kaligawe serta sekitarnya yang terdampak banjir dan genangan. "Pak Gubernur kemarin komunikasi dengan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai), sekarang kita komunikasi dengan BBWS, semuanya sedang bekerja hari ini dan kita saling mengingatkan," tegas Hendi. 
 
"Konsentrasi upayanya adalah menyedot air di Kaligawe dan sekitarnya ini keluar lewat muara Kali Sringin, yaitu dengan mengaktifkan seluruh pompa di Sringin, sekaligus nanti rumah pompa yang di Kali Babon akan kita isi dengan pompa milik Pemerintah Kota Semarang," jelas Wali Kota Semarang yang juga merupakan politisi PDI Perjuangan itu. 
 
Terkait bantuan untuk masyarakat terdampak banjir dan genangan, Wali Kota Semarang tersebut menjelaskan setiap harinya rata-rata ada 1.000 nasi bungkus yang disediakan. "Bantuan dari Pemerintah Kota Semarang di wilayah Genuk terkoordinir di Kecamatan, kita siapkan rata-rata 1.000 nasi bungkus setiap harinya, akan dikoordinasikan oleh Camat Genuk untuk disalurkan kepada masyarakat," terang Hendi. "Termasuk pembuatan dapur umum, Pak Camat Genuk sudah kita intruksikan sejak dua hari kemarin untuk membuat dapur guna melayani masyarakat," tegasnya.
 
Di sisi lain, Wakapolrestabes Semarang, AKBP Enrico Silalahi yang ikut bersama Hendi meninjau wilayah terdampak banjir dan genangan di Kaligawe menyakinkan jika pihaknya terus bersinergi bersama Pemerintah Kota Semarang. "Kita utamakan untuk pompa, dan untuk yang dijalan kita dengan Dinas Perhubungan bersinergi untuk memastikan kelancaran lalu lintas," tutur Enrico. "Yang pasti Polisi akan ada selalu hadir di jalan," tegasnya.