SOSIALISASI PENERAPAN PROGRAM PENCEGAHAN BULLYING DAN DISIPLIN POSITIF DI TINGKAT SMP


07 Oktober 2019  •  00:00  •  Dilihat 72x  •  Diskominfo  •  Berita
SOSIALISASI PENERAPAN PROGRAM PENCEGAHAN BULLYING DAN DISIPLIN POSITIF DI TINGKAT SMP

Pemerintah kota Semarang dalam hal ini Dinas Pendidikan Kota Semarang mengadakan Sosialisasi Penerapan Program Pencegahan Bullying dan Disiplin Positif Kota Semarang yang dihadiri oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Wakil Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu, Kepala DPRD Kota Semarang Kadarusman, Kepala Dinas Pendidikan Gunawan Saptogiri serta Kepala Sekolah dan Guru BK SMP se – Kota Semarang pada Senin (7/10) di Gedung Balaikota Semarang.

Bullying terjadi saat seorang anak tidak bisa bersosialisasi dengan baik di lingkungannya maupun disekolah, bullying sendiri dapat merusak mental dan prestasi seorang anak.

Di era Sekarang bullying terjadi tidak hanya pada siswa tetapi juga guru terhadap siswa dan bisa juga siswa terhadap guru contohnyba seperti di sosial media dimana siswa bisa menjelek – jelekkan gurunya.

“Jadikan sekolah sebagai rumah kedua bagi anak-anak, ada banyak hal tantangan perilaku bagi anak-anak yang harus kita perhatikan secara lebih.

Dengan lingkungan teman-temannya, guru-gurunya, maupun kebijakan di sekolahnya,” ucap Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi

Korban dari terjadinya bullying akan berakibat pada sikap anak-anak seperti memiliki rasa minder, introvet dan tidak percaya diri sehingga kasus bullying ini harus segera di pecahkan bersama-sama.

Bullying juga bisa membuat anak tidak mau untuk sekolah karena merasa malu dan korban bullying akan mengingat masuk ke memori hingga dewasa nanti.

 “ Tantangan bagi kita sebagai pengawas anak-anak kita agar mendengarkan hal yang mereka  ingin ketahui dan menyampaikan hal-hal yang benar terhadap anak-anak,” ucap Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Hendi sapaan akrab wali kota semarang berpesan kepada para bapak ibu guru yang hadir untuk bisa menciptakan sekolah yang ramah dengan cara mewujudkan sekolah menjadi rumah kedua yang nyaman untuk anak-anak.

 

Menu Portal

Berita Populer