Pemkot Semarang : 2019 Pajak Pbb Mencapai Rp 466 Miliar Dari Dari Target Rp 380 Miliar.


08 November 2019  •  00:00  •  Dilihat 207x  •  Diskominfo  •  Berita
Pemkot Semarang : 2019 Pajak Pbb Mencapai Rp 466 Miliar Dari Dari Target Rp 380 Miliar.

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang kembali menggelar Gebyar Pajak Daerah dan Pengundian Hadiah PBB tahun 2019 di halaman Balai Kota Semarang, Kamis (7/11/2019) malam.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, kegiatan Gebyar Pajak Daerah ini selalu rutin dilaksanakan oleh Pemkot sebagai upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) sektor pajak.

Selain itu, juga memberikan motivasi kepada masyarakat agar membayar pajak tepat waktu.

Dalam Gebyar Pajak Daerah kali ini, dia melakukan undian dengan hadiah utama berupa rumah tipe 38 dengan luas 72 meter persegi di Victoria Regency dan mobil sigra untuk wajib pajak bumi dan bangunan (PBB).

"Ini untuk memotivasi masyarakat supaya mereka punya gairah membayar pajak tepat waktu terutama PBB sebelum 31 Agustus. PBB jadi komponen penting untuk pembangunan," tutur Hendi, sapaan akrabnya.

Menurutnya, acara ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat untuk membayar pajak.

Hal ini dapat dilihat dari capaian pajak PBB.

Pada 2018 lalu, Pemkot mendapatkan PAD dari sektor PBB sebesar Rp 410 miliar dari target Rp 380 miliar.

Sedangkan tahun ini, PBB sudah mencapai Rp 466 miliar dari target sebesar Rp 425 miliar.

"Ini tahun anggaran masih berjalan. Alhamdulillah saya rasa partisipasi masyarakat dari hari ke hari semakin meningkat," ungkapnya.

Untuk itu, pada 2020 mendatang, Hendi menargetkan PAD sektor PBB sebesar Rp 490 miliar dengan harapan dapat tembus lebih dari itu.

Sehingga, pembangunan di Kota Semarang dapat semakin ditingkatkan.

Adapun upaya yang harus dilakukan Bapenda, Hendi meminta untuk terus menggelar Gebyar Pajak Daerah dengan hadiah yang semakin meningkat.

Selain itu, pembayaran pajak juga harus dipermudah dengan memanfaatkan teknologi yang semakin berkembang.

"Pajak hiburan, retribusi, bisa pakai e-tax, sehingga meminimalkan head to head antara wajib pajak dan petugas. Saya yakin aset pajak tetap bisa terlampaui tahun ini dan tahun depan," tegasnya.

Sementara itu, Plt Bapenda Kota Semarang, Agus Wuryanto mengatakan, Gebyar Pajak Daerah ini sebagai bentuk apresiasi Pemkot kepada seluruh warga Kota Semarang yang rajin membayar pajak sebelum jatuh tempo.

Selain memberikan hadiah utama berupa rumah dan mobil, pihaknya juga membagikan 4 unit sepeda motor, televisi, dan mesin cuci.

Diakuinya, saat ini PBB memang menjadi primadona pendapatan sektor pajak. Target Rp 425 miliar itu sudah terpenuhi sejak jatuh tempo pada Agustus lalu. Dia optimis hingga akhir tahun ini pendapatan PBB akan semakin meningkat.

"Target PBB Rp 425 miliar sudah tembus saat jatuh tempo. Sekarang pencapainanya sudah 108 persen. Masih ada 1,5 bulan kedepan, saya yakin bisa bertambah," tandasnya.

Pihaknya juga terus memacu sektor pajak lainnya dapat mencapai target. Untuk itu, dalam rangka Gebyar Pajak Daerah ini, Bapenda juga memberikan bebas denda bagi wajib pajak non PBB dan BPHTB.

"Kami berikan keringanan denda untuk pajak non PBB dan BPHTB. Wajib pajak hanya membayar pokoknya saja," ucapnya.

Adapun pembebasan denda ini berlaku mulai 1 November hingga 16 Desember 2019 mendatang.

Acara Gebyar Pajak Daerah dan Pengundian Hadiah PBB tahun 2019 ini juga dimeriahkan sejumlah bintang tamu antara lain Ilux, Jihan Audy, dan Abah Lala.

Mereka menggebrak panggung Gebyar Pajak Daerah sekaligus mengajak ratusan pentonton dari berbagai daerah untuk turut bergoyang.

Menu Portal

Berita Populer